Jumat, 12 Oktober 2012

Awal pertemuan kami...

Haii ceman-cemaaann :)
Sedang apa? Dan dimana? *loh kok jadi nyanyi lagunya Sammy Simorangkir yaaw?* Oke, tanpa basa basi yang panjang, langsung aja pada intinya. GUE MAU CURHAT!!!

Loh loh, tumben pake 'gue', biasanya 'aku'?

Gak ada apa-apa kok, cuman pingin aja. Oke oke, gue ganti jadi 'aku' lagi aja deh kalo gitu. Baik, kita ulangi kembali, AKU MAU CURHAT!!! (lengkap dengan tiga tanda seru kan?!)

I have a boyfriend.
Notice : Ini bukan boyfriend aku yang pernah aku ceritain di postingan yang dulu yaa, tapi ini yang BARU. Saya pertegas kembali kalo yang sekarang adalah BARU.

Sangat baru malah. Mengapa demikian? Karena baru hampir dua bulan kami pacaran nya. Selama 10 hari kenal plus pedekate dan kami pun berpacaran. Waktu yang sangat singkat memang, tapi apalah daya? Cinta tidak memandang lama nya perkenalan, tapi hati sang pemain Cinta-lah yang terpenting.

Ya, benih-benih cinta yang sudah tumbuh saat pertama kali bertemu. Cinta pada pandangan pertama.

Benarkah ini cinta pada pandangan pertama? Sedangkan di saat itu kamu masih punya pacar? Emangnya kamu gak sayang sama pacar kamu, Fat? Pacar kamu saat itu kan sayang banget sama kamu.

Entahlah gimana cara mengartikan nya. Kami bertemu di bulan Ramadhan. Pada saat bertemu pertama kali, aku yang saat itu jadi panitia pesantren kilat di sebuah Masjid di daerah rumah laki-laki ini baru tiba di masjid karna sebelum nya berdiskusi dengan panitia lainnya. Peserta pesantren kilat ini adalah anak-anak TPA di mesjid ini. Namun kebanyakan dari mereka menjadi peserta karna di ajak oleh temannya, sama seperti aku.

Aku bukan warga daerah situ, tapi teman ku yang bernama Neni yang mengajakku karna ia adalah salah satu remaja mesjid di situ. Padahal aku tidak ingin jadi panitia, sudah terbayang kan betapa repotnya menjadi panitia. Tidak bisa tidur nyenyak selama pesantren kilat, harus menjaga para peserta. Tapi setelah di paksa-paksa oleh Neni akhir nya aku nurut juga *maaf Neni, aku sudah membongkar kedok mu* *jangan lempar sendal ya, Nen!*

Pertemuan kami memang sangat tidak di sengaja. Dia yang baru beberapa hari ini tiba di Batam sudah disuruh menjadi pengisi materi oleh salah satu panitia pesantren, saat itu diadakan di depan masjid. Dan aku yang sebenarnya malas tingat dewa akhirnya datang juga ke masjid untuk mengawasi peserta, sekalian nemenin temen aku yang jadi panitia juga, Liska dan Fitri.

Baru sampai di masjid, aku melihat nya. Keliatan kayak anak kuliahan, mungkin usia nya 20 tahun. Badan nya imut, kecil, dan wajah nya manis. Dia juga melihat ku, mungkin ini yang disebut takdir.

Aku berusaha bersikap biasa saja. Aku tidak mau menunjukkan rasa ketertarikan ku padanya. Aku sadar, aku sudah memiliki orang yang aku sayangi dan juga menyayangi ku, kita beri saja inisial H. Waktu itu kami memang masih berpacaran. Tapi hubungan kami sedang tidak berjalan dengan baik. Dan selama pesantren kilat itu kami memang kurang komunikasi. Aku malas untuk menghubungi nya kalau sikap dia masih saja dingin pada ku.



Aku selalu bersabar untuk sikapnya yang satu itu. Entah apa yang dia permasalahkan, padahal aku mengira semuanya baik-baik saja tapi ternyata dia tidak berpikir demikian. Sikapnya masih dingin, terlihat dari isi sms yang dia kirim. Dan saat itu sedang tidak ingin berdebat, aku ingin fokus mengurusi pesantren kilat.

Kembali ke topik awal, lelaki yang mengisi acara ini kita beri saja inisial M.

"Dia anak RT daerah sini dan sedang libur kuliah jadi dia liburan di Batam ngumpul sama keluarganya." Itulah sedikit informasi yang aku dapat dari Fitri, yang saat itu berada di samping saat aku mulai bertanya-tanya tentang siapa laki-laki ini.

Di saat itu juga aku dengan bebas memperhatikan nya, melihat M mengisi materi. Sebenarnya bukan mengisi materi namun mengisi waktu luang dan supaya peserta tidak bosan, M pun mengadakan games. Peserta yang kebanyakan adalah anak-anak terlihat bahagia dibuatnya. Aku pun merasa sangat bahagia saat melihat anak-anak tertawa, aku tidak merasa memiliki beban pikiran tentang H saat itu.

Mata ku hanya tertuju di satu titik, yaitu M. Betapa 'keren' nya dia di mata ku. Aku tertarik padanya. Sepertinya begitu. :)



To be continue...

Kamis, 30 Agustus 2012

My Sweet Seventeen




Happy birthday for me! Semoga panjang umur (padahal makin bertambah umur seseorang berarti makin pendek juga kan hidupnya?!) dan sehat selalu. Semoga yang di cita-cita kan segera terkabul. Amin.

FYI aja, sebenarnya ulang tahun ku beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 29 Agustus, tapi baru sekarang sempet bikin postingannya :) Dan tebak, berapa umur ku sekarang? *udah pasti pada tau semua, yang belum tau baca judulnya doong-__-*
Hayooo yang lagi baca kasih ucapan ya! *ngarep banget kayaknya*

Mungkin remaja cewek lain kepengen banget 17 tahun nya usia mereka di adain pesta super megah dan berkesan "WOW" gitu, tapi emang udah jadi planning aku dari bulan-bulan sebelumnya kalo birthday ke-17 ini gak dirayain. Selain liat ekonomi keluarga juga emang gak pingin ngadain acara yang cuman ngabis-ngabisin duit gitu. Mending bikin acara selamatan kecil-kecilan kan. Toh intinya juga sama-sama merayakan kan?

Congratulation for me! Di usia ke 17 ini berarti udah makin gede. Bisa bikin KTP dan SIM. Yaaah, walaupun gak bisa di bilang 'gede' seutuhnya sih. Secara, dari segi badan aja jelas-jelas kecil *nyadar diri*. Tapi jangan salah, pemikiran nya gak sekecil badannya loh :p

Tetep ngenes juga sih karna badan kecil. Kalo lagi jalan pake baju santai trus di godain sama cowok mentel pertanyaan nya hampir selalu sama, "Dek, SMP mana?" Jleebbb...

Ada yang mau ngasih kado? Silahkan aja. Supaya lebih membantu, nih aku kasih tau barang apa aja yang lagi aku pengenin *narsis tiada tara...*

Lagi pingin banget sama kue yang satu ini :3

Sayangku yang lagi jadi panitia ospek, pacal mu pingin di beliin ini. Haha :D

Ada yang berminat ngasih aku Canon ini?

Pengen buangeet sama Beats yang satu ini! Beats nya Justin Bieber~

Jadi bagi yang berminat ngasih kado, pilih aja satu di antara barang yang aku rekomendasikan. Hahaha :D Gak ding, bercanda kok. Aku juga ngerti harga nya yang lumayan fantastis *lebaaaayyy...

Yang terpenting ketika seseorang ulang tahun adalah ucapan. Ucapan selamat ulang tahun beserta embel-embel lainnya, biasanya sih disertai doa. Tapi orang yang pelit biasanya cuman ngucapin "hbd" doang! Entah karena orang itu gak kreatif, males ngetik, atau mungkin di keyboard nya cuman ada huruf H, B, dan D. Kasian sekali yaa!

Puncak ngenesnya, yaitu ulang tahun ku tahun ini karena cuman sedikit yang ngucapin. Bahkan teman-teman terdekat ku banyak yang gak ngucapin. Sedih kan? Ini lah yang bikin bad mood semalaman! Ditambah lagi si pacal lamaaaaa buangeet bales sms nya. Kayaknya sibuk banget gitu.

Yaa tapi ujung-ujung nya dia nelpon juga sih jam 22.30. Hari itu sengaja bikin hp bersuara, padahal biasanya selalu di silent, paling-paling cuman di aktifin getar nya aja. Demi apa coba? Demi ngangkat telpon orang yang siapa tau ngucapin ultah di waktu akhir tanggal 29 dan ngangkat telpon dari pacal.

Sewaktu si pacal nelpon, aku udah tidur. Dan langsung kebangun. Masih dalam keadaan setengah sadar. Dia ngomong apa aja aku pun gak inget. Ujung-ujung nya pas dia bilang "Assalamualaikum" trus aku jawab "Wa'alaikum salam" langsung aja aku matiin deh. Dan melanjutkan tidur dengan boneka ku tersayaang :**

NB : Ingatlah tanggal-tanggal bahagia teman dekatmu, seperti tanggal ulang tahunnya, tanggal jadian dia sama pacar, atau tanggal yang berkesan lainnya. Intinya, cukup ucapkan "Selamat" dengan tulus supaya orang tsb merasa dirinya berarti bagimu. Jangan bikin dia kecewa hanya karena menunggu ucapan dari mu yang sudah telaattt!!

Selasa, 24 Juli 2012

Dwitasari :): Setelah Kita Putus

Bagi yang lagi galau, putus cinta, sedih, dan semacamnya atau yang emang hobi baca (kayak gue), baca blog nya Dwitasari , keren abis!! Nih salah satu postingan nyaa. Cekidot yaaa!

Dwitasari :): Setelah Kita Putus:
“Aku bisa sendiri.” aku menghempaskan tangannya dengan kasar ketika ia mencoba membersihkan ice cream di bibirku...

Rabu, 18 Juli 2012

Dwitasari :): Seminggu Setelah Kepergianmu


Bagi yang lagi galau, putus cinta, sedih, dan semacamnya atau yang emang hobi baca (kayak gue), baca blog nya Dwitasari keren abis!! Nih salah satu postingan nyaa. Cekidot yaaa!


Dwitasari :): Seminggu Setelah Kepergianmu: Tak ada lagi kamu yang memenuhi kotak inbox di handphone-ku. Tak ada lagi sapamu sebelum tidur yang membuncah riuh di telingaku. Tak ada lag...