Haii ceman-cemaaann :)
Sedang apa? Dan dimana? *loh kok jadi nyanyi lagunya Sammy Simorangkir yaaw?* Oke, tanpa basa basi yang panjang, langsung aja pada intinya. GUE MAU CURHAT!!!
Loh loh, tumben pake 'gue', biasanya 'aku'?
Gak ada apa-apa kok, cuman pingin aja. Oke oke, gue ganti jadi 'aku' lagi aja deh kalo gitu. Baik, kita ulangi kembali, AKU MAU CURHAT!!! (lengkap dengan tiga tanda seru kan?!)
I have a boyfriend.
Notice : Ini bukan boyfriend aku yang pernah aku ceritain di postingan yang dulu yaa, tapi ini yang BARU. Saya pertegas kembali kalo yang sekarang adalah BARU.
Sangat baru malah. Mengapa demikian? Karena baru hampir dua bulan kami pacaran nya. Selama 10 hari kenal plus pedekate dan kami pun berpacaran. Waktu yang sangat singkat memang, tapi apalah daya? Cinta tidak memandang lama nya perkenalan, tapi hati sang pemain Cinta-lah yang terpenting.
Ya, benih-benih cinta yang sudah tumbuh saat pertama kali bertemu. Cinta pada pandangan pertama.
Benarkah ini cinta pada pandangan pertama? Sedangkan di saat itu kamu masih punya pacar? Emangnya kamu gak sayang sama pacar kamu, Fat? Pacar kamu saat itu kan sayang banget sama kamu.
Entahlah gimana cara mengartikan nya. Kami bertemu di bulan Ramadhan. Pada saat bertemu pertama kali, aku yang saat itu jadi panitia pesantren kilat di sebuah Masjid di daerah rumah laki-laki ini baru tiba di masjid karna sebelum nya berdiskusi dengan panitia lainnya. Peserta pesantren kilat ini adalah anak-anak TPA di mesjid ini. Namun kebanyakan dari mereka menjadi peserta karna di ajak oleh temannya, sama seperti aku.
Aku bukan warga daerah situ, tapi teman ku yang bernama Neni yang mengajakku karna ia adalah salah satu remaja mesjid di situ. Padahal aku tidak ingin jadi panitia, sudah terbayang kan betapa repotnya menjadi panitia. Tidak bisa tidur nyenyak selama pesantren kilat, harus menjaga para peserta. Tapi setelah di paksa-paksa oleh Neni akhir nya aku nurut juga *maaf Neni, aku sudah membongkar kedok mu* *jangan lempar sendal ya, Nen!*
Pertemuan kami memang sangat tidak di sengaja. Dia yang baru beberapa hari ini tiba di Batam sudah disuruh menjadi pengisi materi oleh salah satu panitia pesantren, saat itu diadakan di depan masjid. Dan aku yang sebenarnya malas tingat dewa akhirnya datang juga ke masjid untuk mengawasi peserta, sekalian nemenin temen aku yang jadi panitia juga, Liska dan Fitri.
Baru sampai di masjid, aku melihat nya. Keliatan kayak anak kuliahan, mungkin usia nya 20 tahun. Badan nya imut, kecil, dan wajah nya manis. Dia juga melihat ku, mungkin ini yang disebut takdir.
Aku berusaha bersikap biasa saja. Aku tidak mau menunjukkan rasa ketertarikan ku padanya. Aku sadar, aku sudah memiliki orang yang aku sayangi dan juga menyayangi ku, kita beri saja inisial H. Waktu itu kami memang masih berpacaran. Tapi hubungan kami sedang tidak berjalan dengan baik. Dan selama pesantren kilat itu kami memang kurang komunikasi. Aku malas untuk menghubungi nya kalau sikap dia masih saja dingin pada ku.
Aku selalu bersabar untuk sikapnya yang satu itu. Entah apa yang dia permasalahkan, padahal aku mengira semuanya baik-baik saja tapi ternyata dia tidak berpikir demikian. Sikapnya masih dingin, terlihat dari isi sms yang dia kirim. Dan saat itu sedang tidak ingin berdebat, aku ingin fokus mengurusi pesantren kilat.
Kembali ke topik awal, lelaki yang mengisi acara ini kita beri saja inisial M.
"Dia anak RT daerah sini dan sedang libur kuliah jadi dia liburan di Batam ngumpul sama keluarganya." Itulah sedikit informasi yang aku dapat dari Fitri, yang saat itu berada di samping saat aku mulai bertanya-tanya tentang siapa laki-laki ini.
Di saat itu juga aku dengan bebas memperhatikan nya, melihat M mengisi materi. Sebenarnya bukan mengisi materi namun mengisi waktu luang dan supaya peserta tidak bosan, M pun mengadakan games. Peserta yang kebanyakan adalah anak-anak terlihat bahagia dibuatnya. Aku pun merasa sangat bahagia saat melihat anak-anak tertawa, aku tidak merasa memiliki beban pikiran tentang H saat itu.
Mata ku hanya tertuju di satu titik, yaitu M. Betapa 'keren' nya dia di mata ku. Aku tertarik padanya. Sepertinya begitu. :)
To be continue...
Sampai Kamu Datang
2 hari yang lalu
.jpg)
.jpg)







